ANNOUNCEMENT

News Ticker

7/recent/ticker-posts

Pelatihan Penulisan Artikel Sejarah Populer Mendukung Peluang Karier bagi Mahasiswa Untan

Pemateri Pelatihan Penulisan Artikel Sejarah Populer, 24 April 2026 di FKIP Untan
(Dok. Hendra M)


Kegiatan pelatihan penulisan artikel sejarah populer berlangsung pada 24 April 2026 di Gedung Aula Tertutup yang berada di Kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Untan. Pertemuan ini kolaborasi mahasiswa dari kedua prodi fakultas yaitu Pendidikan Sejarah dari FKIP dan Ilmu Komunikasi dari FISIP dihadiri sekitar 50. Kegiatan kedua ini juga merupakan kolaborasi kedua mata kuliah yaitu Jurnalistik dan Penulisan Kreatif Kesejarahan dan Sejarah Sosial Politik Indonesia. 

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan membekali mahasiswa keterampilan jurnalistik ilmu sejarah tetapi mempelajari mengolah data sumber untuk ide jurnal sehingga ide dan data jurnal dapat menjadi narasi karya ilmiah berupa artikel yang tidak hanya dibaca tetapi dapat berkonstribusi dalam profesi dunia kerja masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Lisna seorang mahasiswa Pendidikan Sejarah sebagai Moderator. Lalu ada dua orang dosen sebagai pemateri yaitu, Mohammad Rikaz Prabowo seorang Dosen Pendidikan Sejarah, dan Bapak Adityo Darwaman Sudagung  Dosen Hubungan Internasional.

Sesi pertama Mohammad Rikaz Prabowo menerangkan materi pengenalan ilmu sejarah seperti, definisi ilmu sejarah, dimensi dalam sejarah, konsep berpikir, dan pendidikan ilmu sejarah, serta mengapa perlu belajar sejarah. “Kegunaan belajar sejarah sangatlah penting mulai dari latar belakang hingga sebagai sumber bukti dalam menulis artikel dan berkontribusi dengan berbagai profesi selain guru seperti edukator museum, sejarawan, wartawan dan profesi yang lain seperti jurnalis” ujarnya.

Sesi kedua, dilanjutkan oleh Bapak Adityo Darwaman Sudagung yang awalnya menjelaskan sejarah sosial politik dunia dari abad pertengahan hingga modern lalu menyampaikan cara menulis jurnal dan mengolah data sumber yang bermula dari ide menjadi narasi artikel. Tidak hanya itu, ada juga menjelaskan cara mendapat dan mengolah data sumber untuk jurnal bisa dari Google Scholar atau Publish or Perish. Pak Adityo juga mengatakan “karya ilmiah yang kita tulis dan kita olah menjadi jurnal, kita simpan bisa juga berguna bagi kita saat ingin melamar pekerjaan selain menggunakan CV”.

Dengan kegiatan ini, tidak hanya memberikan keterampilan dan pemahaman dasar sejarah saat berpikir kritis, tetapi mengetahui pentingnya sejarah sebagai sumber bukti nyata saat membuat jurnal artikel menjadi bekal berbagai profesi. Selain itu, dengan teknik mengolah data, ide dan sumber dalam menyusun jurnal artikel dapat bermanfaat bagi akademis maupun professional sehingga mendukung berbagai peluang karier bagi mahasiswa di masa depan.


Pewarta: Abhinaya R.


Post a Comment

0 Comments